Ujung Genteng


  



Ujung Genteng adalah wisata pantai dan air terjun, terletak di Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat Indonesia ini sangatlah exotic dan indah untuk di kunjungi. Untuk menuju tempat wisata Ujung Genteng bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Jika anda menggunakan umum tujuan pertama adalah terminal Sukabumi dan carilah angkutan kota menuju terminal Lembur Situ, setelah anda sampai terminal Lembur Situ anda bisa menggunakan Bus atau Elf jurusan Surade. Sampainya di terminal Surade anda dipersilahkan naik angkot warna merah jurusan Ujung Genteng, jika anda menggunakan kendaraan pribadi silahkan langsung dari sukabumi menuju Ujung Genteng yang ditepuh 3-4 jam perjalanan.

Binatang Laut di Pantai Tenda Biru
Wisata Ujung Genteng sangat memikat dan menjadi daya tarik sendiri bagi pecinta fotography dan backpacker, banyak landscape-landscape untuk di abadikan sebagai kepuasan tersendiri bagi pecinta potography. Ujung Genteng wisata alam liar yang sungguh mempesona yang di miliki oleh Indonesia akan tetapi masih banyak yang tidak terawat dan kurangnya fasilitas-fasiltas pendukung. Mesin ATM tidak ada, jalan menuju pantai Pangumbahan, pasir putih dan Ombak 7 belum diaspal tapi hal ini menunjukkan bahwa pantai ini masih alami. Banyaknya pengunjung yang membuang sampah sembarangan dan tidak adanya tempat-tempat sampah menjadikan Ujung Genteng 5-10 tahun lagi akan kotor oleh tumpukan sampah.



Sunset di Ujung Genteng
Karena Ujung Genteng banyak spot pantai dan air terjun dan jaraknya lumayan berjauhan, maka karena kurangnya fasilitas kendaraan umum maka saya menyarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa sepeda motor.

     1.    Pantai Tenda Biru

Pantai ini masih sangat alami karena di kawasan hutan lindung yang dijaga pihak TNI-AU dengan biaya masuk dengan hanya membayar Rp. 5000. Pantai ini sebenernya sangat bagus karena disaat air surut kita bisa jalan hampir 200-300 meter dari bibir pantai ke tengah. Pasir putih dan hamparan batu karang begitu mempesona, sayang kurang terawatnya pantai ini mengakibatkan banyaknya sampah yang berserakan.

Pantai Tenda Biru
Pantai Tenda Biru saat Air Surut


      2. Pantai Ujung Genteng

Pantai ujung genteng sudah banyak villa dan penginapan, sehingga wisatawan tidak perlu kawatir untuk berkunjung dan menikmati panorama alam.

Pantai Ujung Genteng
Ujung Genteng
Tempat Istirahat
Nyiur Kelapa



3.    Pantai Minajaya

Pantai Minajaya hampir seperti pantai tenda biru jika air laut surut kita bisa melihat ibu-ibu pencari Jukut Hejo (rumput hijau) di pinggiran ombak dan bapak-bapaknya mencari udang lobster. Disini kita bisa membeli ikan/udang tangkapan nelayan yang masih segar untuk dimasak dan menikmati makan di saung-saung pinggir pantai, lagi-lagi saya tidak menemukan tempat sampah diarea pantai.

Para Pencari Rumput Hijau
3     
           

        4. Pantai Pangumbahan

Wow...saya harus bilang itu, hamparan pasir putih menjadi pemandangan yang sangat menakjubkan, banyaknya wisatawan asing yang bermain surfing dan adanya tempat penangkaran penyu. Bersyukur saya bisa melihat pelepasan tukik 150 ekor penyu, semua pengunjung bertepuk tangan disaat tukik-tukik penyu dilepas pemandangan yang mengharukan buat saya.

Surfer wisatawan asing



Asyik untuk berjemur
Pengarahan saat pelepasan Tukik
Pengunjung menanti pelepasan tukik penyu
Penangkaran Penyu
Tukik yang dilapas
Barisan Tukik menuju habitatnya
   
   5 .    Pantai Villa Amanda Ratu

    Lokasi ini terletak di villa amanda ratu, view yang sangat apik untuk dikunjungi. villa milik perusahaan kebun kelapa ini bebas untuk dikunjungi hanya membayar parkir ke pihak Keamanan saja, laut lepas yang bisa disaksikan dengan kuasa tuhan dengan hamparan air samudra Hindia yang menari-nari membuat decak jantung berdegub kencang.

Villa Amanda Ratu

Laut Lepas  

         6.    Pantai Cipanarikan / Pasir Putih

Hamparan pasir putih menghiasi pantai ini, pemandangan yang sangat luar biasa pertemuan air laut dan air tawar muara cipanarikan ini seperti gurun pasir putih. Sangat-sangatlah alami, untuk menuju ke pasir putih kendaraan di parkir di sebuah kebun, kita jalan kurang lebih 3-5 menit menyusuri hutan lindung di situlah kita di suguhi alam liar dengan hamparan pasir putih lambut yang masih perawan.

Hamparan pasir putih

Diambil dari pinggir Pantai


Pantai Pasir Putih

        7.    Pantai Ombak 7

Maaf sekali saya tidak berkunjung ketempat ini karena waktu saya yang sangat singkat, untuk menuju kesana menurut penduduk setempat harus menggunakan ojeg sepeda motor dengan tarif 150 ribu, menyusuri hutan melewati 3 sungai dengan jalan setapak. Jika hujan tarif ojeg bisa sampai 200-250 ribu karena sangat terjal. Ombak 7 ini yang memberi nama wisatawan asing karena disana ombaknya bagus untuk surfing, mudah-mudahan saya bisa kesana dilain waktu.


      8.    Curug Cikaso / Air Terjun Cikaso

Cikaso Waterfall pemandangan yang sangat luar biasa untuk di kunjungi di Wisata Ujung Genteng, memang sangat jauh dari pantai-pantai diatas, jika anda membawa kendaraan sendiri bisa kembali ke arah Surade dan jika anda menggunakan kendaraan umum anda bisa menyewa ojeg/angkutan kota karena untuk menuju wisata air terjun cikaso belum ada kendaraan umum. Dari tempat parkir kendaraan anda bisa naik perahu dengan membayar 60.000 rombongan atau anda bisa jalan kaki dengan jarak tempuh 5 menit kurang lebih 200 meter.
Cikaso Waterfall
Curug Cikaso
Area Curug Cikaso
Area Curug Cikaso
Air yang Jernih 
Landscape 

          9.    Curug Luhur

Pertama melihat ini saya kurang tertarik, karena curug ini sebuah sungai akan tetapi setelah saya turun ke bawah sungguh sangat luar biasa ciptaan tuhan ini, sungai dengan dasar bebatuan menghiasi keindahan tersendiri seperti taman syurga, karena musim kemarau air terjun ini tidak ada airnya. Ucap syukur yang begitu mendalam saya bisa diberi kesampatan menikmati alam Nusantara ini.
Curug Luhur yang Kering musim kemarau
Curug Luhur dari Atas
Di Bawah Jembatan Curug Luhur

Lokasi Curug Luhur

Demikian perjalanan saya ke Ujung Genteng Sukabumi, semoga bisa menjadi wawasan tersendiri buat saya dan pembaca untuk melakukan trip wisata alam liar yang ada di bumi Indonesia ini, saya yakin wisata alam kita tidak kalah dengan negara-negara lainnya. Selalu saya mengucapkan syukur kepada Sang Pencipta Alam atas keindahan bumi kami sehingga saya bisa menikmati pantai, air tejun dan Sunset yang begitu mempesona.
Kondisi Jalan Menuju Pantai Pangumbahan
Radar Pemantau Penjaga NKRI


PETA LOKASI Ujung Genteng berdasarkan google Map


Lihat Peta Lebih Besar

Terima kasih saya ucapkan kepada :

*      Dwi Bortok dan sekeluarga
*      Mas Herry
*      Yugous Nova Souvhana P
*      Mas Coy dan Masbro penjaga Villa untuk informasinya
Read More

Mancing di Laut






 Kegiatan mancing sangat mengasyikkan jika itu sebuah hobby atau untuk menghilangkan penat, kali ini saya dan teman-teman berpergian untuk mancing di sebuah laut.  Kami berangkat dari kota Bandung jam 10 malem ke kota Cilegon-Banten. Waktu Subuh kami sudah sampai di Bajanegara Cilegon tempat pelabuhan kapal nelayan bersandar.
Memancing sebenarnya bukan hobby saya, cuman karena yang dituju adalah laut akhirnya saya putuskan untuk ikut, kami bertiga dari bandung dan kami menjemput kawan di hotel serang, tak lama kami sampai di bajanegara datang lagi 5 kawan dari Jakarta Total kami 9 orang. Untuk memancing di laut kami menyewa kapal nelayan. Kami susuri pulau panjang akan tetapi kami tapi tidak mampir, karena sasaran kami adalah laut dangkal yang banyak karangnya, ikan yang kami cari adalah ikan Baronang. Ikan baronang lebih suka hidup dibatuan karang.

Mancing ikan baronang harus turun ke laut, persiapan teman-teman dipakai, mulai dari pelampung, topi, sepatu both, swetter, keranjang dan kail khusus untuk ikan baronang. Ikan baronang itu durinya beracun, makanya harus berhati-hati untuk memegangnya, jika kena durinya bisa panas dan gatal.
5 menit pertama kawan sobur sudah “strike” mendapatkan ikan baronang, saya mulai kepingin juga ikut memancing beberapa menit saya tidak mendapatkan, karena tidak hobby akhirnya saya tidak melanjutkan memancingnya.


Aku hanya duduk-duduk dan tiduran di sebuah kapal saja sambil menikmati luasnya laut diantara teman-teman yang asyik memancing. Hari mulai siang kawan bross mulai memasang alat snrokling yang khusus saya bawa untuk menyelam jika ada spot yang bagus. Ternayata tidak ada spot yang bagus untuk bermain snorkling saya pun tidak jadi berenang akan tetapi kawan bross tetap berenang. Disini lah letak kekayaan indonesia di laut hayati.
Kami memancing 2 kali pindah tempat ditanjung manis dan pulau karang, begitu asyiknya teman-teman memancing ikan baronang sehingga dapat 1 box ice. Sore harinya kami kembali merapat ke dermaga nelayan. Kamipun pulang ke tempat masing-masing dengan membawa ikan baronang yang sangat Laziies Hautche Ping-Ping..


Terima kasih saya ucapkan :

*      Bross
*      Sobur
*      Lukman (komek)
*      5 kawan dari Jakarta
*      Nahkoda kita pak herry

Read More

You Tube